Sabtu, 05 Oktober 2013

Kelainan Sistem Gerak



1.      PATAH TULANG (FRAKTURA)

1362975988995708627

·         Pengertian
Patah tulang atau yang dalam bahasa medis disebut fraktur, merupakan terputusnya kontinuitas tulang.
·         Penyebab
Retak atau patah tulang dapat terjadi karena benturan atau tekanan yang terlalu keras. Selain penyebab tersebut, patah tulang dapat terjadi karena kecelakaan. Dapatkah orang yang patah tulang sembuh kembali? Sebagai organ yang hidup, tulang mempunyai kemampuan membentuk jaringan baru untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu, penderita patah tulang, terutama jika usianya masih muda dapat sembuh kembali. Akan tetapi jika persambungan tulang yang patah tersebut tidak baik. Maka , bentuknya menjadi tidak sempurna dan terlihat cacat. Oleh karena itu, berhati-hatilah jangan sampai ada tulang tubuhmu yang patah.
·         Kesimpulan





2.      RAKITIS

File:XrayRicketsLegssmall.jpg

·         Pengertian
Rakitis adalah penyakit tulang yang terjadi akibat kurang vitamin D sehingga umumnya menyebabkan bentuk tulang kaki bengkok membentuk huruf O atau X.

·         Penyebab
kekurangan vitamin D. Vitamin D diperlukan untuk penyerapan kalsium dari usus. Sinar Matahari, sinar ultraviolet terutama, memungkinkan sel-sel kulit manusia mengkonversi vitamin D dari aktif ke keadaan aktif. Dengan tidak adanya vitamin D, kalsium tidak benar diserap, mengakibatkan hipokalsemia, menyebabkan cacat tulang dan gigi dan neuromuskuler gejala, misalnya hyperexcitability. Makanan yang mengandung vitamin D termasuk mentega, telur, minyak hati ikan, margarin, susu dan jus, dan ikan berminyak seperti tuna, ikan herring, dan salmon. Suatu bentuk yang jarang dominan terkait-X ada yang disebut rakitis Vitamin D tahan.

·         Tanda dan gejala rakitis

ü  Nyeri tulang atau kelembutan
ü  Masalah gigi
ü  kelemahan otot (miopati reyot atau "sindrom bayi floppy" atau "bayi Slinky" (di mana bayi floppy atau Slinky-suka)
ü  meningkatkan kecenderungan untuk patah tulang (tulang mudah patah), terutama patah tulang greenstick
ü  Deformitas rangka

ü   
o   Balita: kaki bengkok (genu varum)
o   Anak lebih tua: Knock-lutut (genu valgum) atau "lutut keanginan"
o   Kranial, tulang belakang, dan panggul cacat
ü  Gangguan pertumbuhan
ü  Hipokalsemia (tingkat rendah kalsium dalam darah), dan
ü  Tetani (kejang otot tidak terkendali di seluruh tubuh).
ü  Craniotabes (tengkorak lunak)
ü  Costochondral pembengkakan (alias "rosario reyot" atau "rachitic rosario")
ü  Harrison alur
ü  Malleoli ganda tanda akibat hiperplasia metaphyseal
ü  Pelebaran pergelangan tangan menimbulkan kecurigaan awal, itu adalah karena hiperplasia tulang rawan metaphysial.

·         Kesimpulan

3.       MIKROSEFALUS

http://supeksa.files.wordpress.com/2012/10/101012_1155_klipingkela5.png?w=780

·         Pengertian
Mikrosefalus adalah kelainan pertumbuhan terkorak kepala yang menyebabkan kepala penderita terlihat lebih kecil dari normal.
·         Penyebab
ü  Penyebab primer :
o   Sindroma Down
o   Sindroma cri du chat
o   Sindroma Seckel
o   Sindroma Rubinstein-Taybi
o   Trisomi 13
o   Trisomi 18
o   Sindroma Smith-Lemli-Opitz
o   Sindroma Cornelia de Lange

ü  Penyebab sekunder:

o   Fenilketonuria pada ibu yang tidak terkontrol
o   Keracunan metil merkuri
o   Rubella kongenital
o   Toksoplasmosis kongenital
o   Sitomegalovirus kongenital
o   Penyalahgunaan obat oleh ibu hamil
o   Kekurangan gizi (malnutrisi)

ü  Penyebab umum

Kelainan mikrosefalus merupakan bawaan dari lahir. mikrosefalus Ini disebabkan karena ketika sedang hamil, seorang ibu kurang mendapat vitamin A dan zat kapur/kalsium. Oleh sebab itu, ibu hamil dianjurkan banyak mengkonsumsi vitamin A yang banyak terdapat pada sayuran yang berwarna merah dan kuning, kuning telur, mentega, minyak ikan, hati, dan susu. Sedangkan zat kapur (kalsium) dapat diperoleh dari sayuran kubis, brokoli, biji-bijian, susu, kerang, ikan dan keju.
·         Gejala
ü  keterbelakangan mental,
ü   tertunda fungsi motorik dan bicara,
ü  kelainan wajah
ü  perawakan pendek,
ü  hiperaktif
ü  kejang,
ü  kesulitan dengan koordinasi dan keseimbangan
ü  kelainan neurologis.

·         Perawatan

Tidak ada pengobatan untuk microcephaly yang dapat mengembalikan kepala anak ke ukuran normal atau bentuk. Perawatan berfokus pada cara-cara untuk mengurangi dampak neurologis terkait cacat dan cacat. Anak-anak dengan keterlambatan perkembangan microcephaly dan biasanya dievaluasi oleh pediatrik neurolog dan diikuti oleh tim manajemen medis.
·         Kesimpulan
.

















4.      Tetanus
·         Pengertian
yaitu sejenis neurotoksin yang diproduksi oleh Clostridium tetani yang menginfeksi sistem urat saraf dan otot sehingga saraf dan otot menjadi kaku (rigid).
Penyakit ini adalah penyakit infeksi di saat spasme otot tonik dan hiperrefleksia menyebabkan trismus (lockjaw), spasme otot umum, melengkungnya punggung (opistotonus), spasme glotal, kejang, dan paralisis pernapasan.
·         Cara Mencegah tetanus
melalui vaksinasi adalah jauh lebih baik daripada mengobatinya Pada anak-anak, vaksin tetanus diberikan sebagai bagian dari vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus). Bagi yang sudah dewasa sebaiknya menerima booster.
Pada seseorang yang memiliki luka, jika
  1. Telah menerima booster tetanus dalam waktu 5 tahun terakhir, tidak perlu menjalani vaksinasi lebih lanjut
  2. Belum pernah menerima booster dalam waktu 5 tahun terakhir, segera diberikan vaksinasi
  3. Belum pernah menjalani vaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap, diberikan suntikan immunoglobulin tetanus dan suntikan pertama dari vaksinasi 3 bulanan.
Setiap luka (terutama luka tusukan yang dalam) harus dibersihkan secara seksama karena kotoran dan jaringan mati akan mempermudah pertumbuhan bakteri Clostridium tetani
·         Pengobatan
Untuk menetralisir racun, diberikan immunoglobulin tetanus.Antibiotik tetrasiklin dan penisilin diberikan untuk mencegah pembentukan racun lebih lanjut, supaya racun yang ada mati.
Obat lainnya bisa diberikan untuk menenangkan penderita, mengendalikan kejang dan mengendurkan otot-otot. Penderita biasanya dirawat di rumah sakit dan ditempatkan dalam ruangan yang tenang. Untuk infeksi menengah sampai berat, mungkin perlu dipasang ventilator untuk membantu pernapasan.
Makanan diberikan melalui infus atau selang nasogastrik. Untuk membuang kotoran, dipasang kateter.Penderita sebaiknya berbaring bergantian miring ke kiri atau ke kanan dan dipaksa untuk batuk guna mencegah terjadinya pneumonia.
Untuk mengurangi nyeri diberikan kodein. Obat lainnya bisa diberikan untuk mengendalikan tekanan darah dan denyut jantung. Setelah sembuh, harus diberikan vaksinasi lengkap karena infeksi tetanus tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi berikutnya.
·         Kesimpulan













5.      ATROFI


                http://media3.picsearch.com/is?gOGd7CaD08ZrRORNe8kZVby5-fa4O3Vwcxf0x35veqE

·         Pengertian
Atrofi adalah suatu keadaan mengecilnya otot sehingga kehilangan kemampuan berkontraksi .
·         Penyebab
Atrofi berkemungkinan berlaku akibat tindak balas adaptasi terhadap tekanan sehingga isi padu sel mengerut dan seterusnya keperluan tenaga diturunkan ke tahap yang minimum. penyebab lain yang mungkin ialah sel kurang digunakan seperti dalam otot rangka. selain penurunan keperluan sesuatu fungsi, kekurangan bekalan oksigen atau nutrisin, inflamasi kronik dan proses penuaan juga menyumbang kepada fenomena atropi. Begitu juga dengan gangguan isyarat dalam tindakan hormon berakibat fungsi sesuatu organ berkurangan.
·         cara mengatasi
Solusi terbaik Cara Mengobati Atrofi Otot untuk mengatasi penyakit Atrofi Otot dapat dilakukan melalui pengobatan alternatif dengan obat herbal Ace Maxs. Kombinasi dari daun sirsak dan buah manggis pada Ace Maxs, menjadi kombinasi terbaik untuk mengatasi penyakit Atrofi Otot

·         Kesimpulan






6.      LORDOSIS

http://media5.picsearch.com/is?jQsKVF5rGVk8C_DG3sJqyMV2UJiuDTyEeJPiLWP6vxw

·         Pengertian
Lordosis adalah kelainan pada tulang belakang bagian pinggang melengkung  ke depan , sehingga kepala tertarik ke belakang.
·         Cara mengatasi
Untuk menghindari gangguan tersebut, sebaiknya kita berolahraga secara teratur, menghindari kebiasaan sikap tubuh yang salah, misalnya cara duduk yang benar yaitu keadaan tulang belakang harus lurus. Jika kita tidur, sebaiknya berkasur padat, begitu pula saat duduk di kursi sebaiknya memilih alas duduk yang padat. Memang nyaman duduk di sofa yang empuk, namun keadaan demikian akan memaksa otot-otot punggung bawah untuk bekerja mempertahankan susunan normal tulang-tulangnya.
·         Penyebab
ü  Posisi duduk
ü  kebiasaan tubuh yang salah
ü  serta bawaan sejak lahir.

·         Akibat lordosis

ü  Perbedaan ketebalan tulang bagian depan dan belakang penderita
ü  Ketegangan pada otot tulang punggung
ü  Akan sering mengalami sakit pinggang

·         Cara pengobatan
Jika kelainan lordosis ringan , pengobatannya dengan terapi rehabilitasi medic dan fisioterapi
Jika kelainan lordosis berat, pengobatannya  dengan cara pengobatan ortese khusus (brace) harus segera di lakukan. Brace membantu memperbaiki posisi tulang belakang penderita.
·         Kesimpulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar