1.
PATAH TULANG (FRAKTURA)

·
Pengertian
Patah
tulang atau yang dalam bahasa medis disebut fraktur, merupakan terputusnya
kontinuitas tulang.
·
Penyebab
Retak atau patah tulang
dapat terjadi karena benturan atau tekanan yang terlalu keras. Selain penyebab tersebut,
patah tulang dapat terjadi karena kecelakaan. Dapatkah orang yang patah tulang
sembuh kembali? Sebagai organ yang hidup, tulang mempunyai kemampuan membentuk
jaringan baru untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu, penderita
patah tulang, terutama jika usianya masih muda dapat sembuh kembali. Akan
tetapi jika persambungan tulang yang patah tersebut tidak baik. Maka , bentuknya
menjadi tidak sempurna dan terlihat cacat. Oleh karena itu, berhati-hatilah
jangan sampai ada tulang tubuhmu yang patah.
·
Kesimpulan
2.
RAKITIS

·
Pengertian
Rakitis adalah penyakit tulang yang
terjadi akibat kurang vitamin D sehingga umumnya menyebabkan bentuk tulang kaki
bengkok membentuk huruf O atau X.
·
Penyebab
kekurangan
vitamin D. Vitamin D diperlukan untuk penyerapan kalsium dari usus. Sinar
Matahari, sinar ultraviolet terutama, memungkinkan sel-sel kulit manusia
mengkonversi vitamin D dari aktif ke keadaan aktif. Dengan tidak adanya vitamin
D, kalsium tidak benar diserap, mengakibatkan hipokalsemia, menyebabkan cacat
tulang dan gigi dan neuromuskuler gejala, misalnya hyperexcitability. Makanan
yang mengandung vitamin D termasuk mentega, telur, minyak hati ikan, margarin,
susu dan jus, dan ikan berminyak seperti tuna, ikan herring, dan salmon. Suatu
bentuk yang jarang dominan terkait-X ada yang disebut rakitis Vitamin D tahan.
·
Tanda
dan gejala rakitis
ü Nyeri tulang atau kelembutan
ü Masalah gigi
ü kelemahan otot (miopati reyot atau
"sindrom bayi floppy" atau "bayi Slinky" (di mana bayi
floppy atau Slinky-suka)
ü meningkatkan kecenderungan untuk
patah tulang (tulang mudah patah), terutama patah tulang greenstick
ü Deformitas rangka
ü
o
Balita:
kaki bengkok (genu varum)
o
Anak
lebih tua: Knock-lutut (genu valgum) atau "lutut keanginan"
o
Kranial,
tulang belakang, dan panggul cacat
ü Gangguan pertumbuhan
ü Hipokalsemia (tingkat rendah kalsium
dalam darah), dan
ü Tetani (kejang otot tidak terkendali
di seluruh tubuh).
ü Craniotabes (tengkorak lunak)
ü Costochondral pembengkakan (alias
"rosario reyot" atau "rachitic rosario")
ü Harrison alur
ü Malleoli ganda tanda akibat
hiperplasia metaphyseal
ü Pelebaran pergelangan tangan
menimbulkan kecurigaan awal, itu adalah karena hiperplasia tulang rawan
metaphysial.
·
Kesimpulan
3. MIKROSEFALUS

·
Pengertian
Mikrosefalus adalah kelainan pertumbuhan
terkorak kepala yang menyebabkan kepala penderita terlihat lebih kecil dari
normal.
·
Penyebab
ü Penyebab primer :
o
Sindroma
Down
o
Sindroma
cri du chat
o
Sindroma
Seckel
o
Sindroma
Rubinstein-Taybi
o
Trisomi
13
o
Trisomi
18
o
Sindroma
Smith-Lemli-Opitz
o
Sindroma
Cornelia de Lange
ü Penyebab sekunder:
o
Fenilketonuria pada ibu yang tidak terkontrol
o
Keracunan
metil merkuri
o
Rubella
kongenital
o
Toksoplasmosis
kongenital
o
Sitomegalovirus
kongenital
o
Penyalahgunaan
obat oleh ibu hamil
o
Kekurangan
gizi (malnutrisi)
ü Penyebab
umum
Kelainan
mikrosefalus merupakan bawaan dari lahir. mikrosefalus Ini disebabkan karena
ketika sedang hamil, seorang ibu kurang mendapat vitamin A dan zat
kapur/kalsium. Oleh sebab itu, ibu hamil dianjurkan banyak mengkonsumsi vitamin
A yang banyak terdapat pada sayuran yang berwarna merah dan kuning, kuning
telur, mentega, minyak ikan, hati, dan susu. Sedangkan zat kapur (kalsium)
dapat diperoleh dari sayuran kubis, brokoli, biji-bijian, susu, kerang, ikan
dan keju.
·
Gejala
ü keterbelakangan
mental,
ü tertunda fungsi motorik dan bicara,
ü kelainan
wajah
ü perawakan
pendek,
ü hiperaktif
ü kejang,
ü kesulitan
dengan koordinasi dan keseimbangan
ü kelainan
neurologis.
·
Perawatan
Tidak ada pengobatan untuk microcephaly yang dapat mengembalikan kepala anak ke ukuran normal atau bentuk. Perawatan berfokus pada cara-cara untuk mengurangi dampak neurologis terkait cacat dan cacat. Anak-anak dengan keterlambatan perkembangan microcephaly dan biasanya dievaluasi oleh pediatrik neurolog dan diikuti oleh tim manajemen medis.
·
Kesimpulan
.
4. Tetanus
·
Pengertian
yaitu
sejenis neurotoksin yang diproduksi oleh Clostridium
tetani yang menginfeksi sistem urat saraf
dan otot
sehingga saraf dan otot menjadi kaku (rigid).
Penyakit
ini adalah penyakit infeksi di saat spasme
otot tonik dan hiperrefleksia menyebabkan trismus (lockjaw), spasme otot
umum, melengkungnya punggung (opistotonus), spasme glotal,
kejang, dan paralisis pernapasan.
·
Cara Mencegah tetanus
melalui vaksinasi adalah jauh
lebih baik daripada mengobatinya Pada anak-anak, vaksin tetanus diberikan
sebagai bagian dari vaksin DPT (difteri, pertusis,
tetanus). Bagi yang sudah dewasa sebaiknya menerima booster.
Pada seseorang yang memiliki luka, jika
- Telah menerima booster tetanus dalam waktu 5 tahun terakhir, tidak perlu menjalani vaksinasi lebih lanjut
- Belum pernah menerima booster dalam waktu 5 tahun terakhir, segera diberikan vaksinasi
- Belum pernah menjalani vaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap, diberikan suntikan immunoglobulin tetanus dan suntikan pertama dari vaksinasi 3 bulanan.
Setiap luka (terutama luka tusukan yang dalam)
harus dibersihkan secara seksama karena kotoran dan jaringan mati
akan mempermudah pertumbuhan bakteri Clostridium tetani
·
Pengobatan
Untuk menetralisir racun, diberikan immunoglobulin tetanus.Antibiotik
tetrasiklin dan penisilin diberikan untuk mencegah pembentukan racun lebih
lanjut, supaya racun yang ada mati.
Obat lainnya bisa diberikan untuk
menenangkan penderita, mengendalikan kejang dan mengendurkan otot-otot.
Penderita biasanya dirawat di rumah sakit dan ditempatkan dalam ruangan yang tenang. Untuk infeksi menengah
sampai berat, mungkin perlu dipasang ventilator untuk membantu pernapasan.
Makanan diberikan melalui infus
atau selang nasogastrik. Untuk membuang kotoran, dipasang kateter.Penderita
sebaiknya berbaring bergantian miring ke kiri atau ke kanan dan dipaksa untuk
batuk guna mencegah terjadinya pneumonia.
Untuk mengurangi nyeri diberikan kodein. Obat
lainnya bisa diberikan untuk mengendalikan tekanan darah dan
denyut jantung. Setelah sembuh,
harus diberikan vaksinasi lengkap karena infeksi tetanus tidak memberikan
kekebalan terhadap infeksi berikutnya.
·
Kesimpulan
5.
ATROFI

·
Pengertian
Atrofi adalah suatu keadaan mengecilnya otot sehingga
kehilangan kemampuan berkontraksi .
·
Penyebab
Atrofi
berkemungkinan berlaku akibat tindak balas adaptasi terhadap tekanan sehingga
isi padu sel mengerut dan seterusnya keperluan tenaga diturunkan ke tahap yang
minimum. penyebab lain yang mungkin ialah sel kurang digunakan seperti dalam
otot rangka. selain penurunan keperluan sesuatu fungsi, kekurangan bekalan
oksigen atau nutrisin,
inflamasi
kronik
dan proses penuaan juga menyumbang kepada fenomena atropi. Begitu juga
dengan gangguan isyarat dalam tindakan hormon
berakibat fungsi sesuatu organ berkurangan.
·
cara mengatasi
Solusi
terbaik Cara Mengobati Atrofi Otot untuk mengatasi penyakit
Atrofi Otot dapat dilakukan melalui pengobatan alternatif dengan obat
herbal Ace Maxs. Kombinasi dari daun sirsak dan buah manggis pada Ace
Maxs, menjadi kombinasi terbaik untuk mengatasi penyakit Atrofi Otot
·
Kesimpulan
6.
LORDOSIS

·
Pengertian
Lordosis adalah kelainan pada tulang belakang bagian pinggang
melengkung ke depan , sehingga kepala
tertarik ke belakang.
·
Cara mengatasi
Untuk
menghindari gangguan tersebut, sebaiknya kita berolahraga secara teratur,
menghindari kebiasaan sikap tubuh yang salah, misalnya cara duduk yang benar
yaitu keadaan tulang belakang harus lurus. Jika kita tidur, sebaiknya berkasur
padat, begitu pula saat duduk di kursi sebaiknya memilih alas duduk yang padat.
Memang nyaman duduk di sofa yang empuk, namun keadaan demikian akan memaksa
otot-otot punggung bawah untuk bekerja mempertahankan susunan normal
tulang-tulangnya.
·
Penyebab
ü Posisi
duduk
ü kebiasaan
tubuh yang salah
ü serta
bawaan sejak lahir.
·
Akibat lordosis
ü Perbedaan
ketebalan tulang bagian depan dan belakang penderita
ü Ketegangan
pada otot tulang punggung
ü Akan
sering mengalami sakit pinggang
·
Cara pengobatan
Jika
kelainan lordosis ringan , pengobatannya dengan terapi rehabilitasi medic dan
fisioterapi
Jika
kelainan lordosis berat, pengobatannya
dengan cara pengobatan ortese khusus (brace) harus segera di lakukan.
Brace membantu memperbaiki posisi tulang belakang penderita.
·
Kesimpulan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar